Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29

460 Siswa SMK Muhammadiyah Kramat Mengikuti MPLS Berkarakter “KETARUNAAN dan KEISLAMAN”

SMK Muhammadiyah Kramat menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), menandai dimulainnya Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi) tahun pelajaran 2019-2020 yang bertujuan Membentuk generasi emas menghadapi era industri digital,

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kali ini SMK Muhammadiyah Kramat Tegal mengusung konsep berbeda dari lainnya yakni dengan pembentukan karakter 'ketarunaan' dan keislaman.

MPLS2kegiatan tersebut, diawali dengan penyerahan calon siswa baru oleh orang tua kepada Kepala sekolah dilanjutkan pembacaan 9 komitmen SMK Muhammadiyah Kramat, dan diakhiri penandatangan MoU antara Orang Tua Siswa Baru dengan SMK Muhammadiyah Kramat tentang 9 komitmen SMK Muhammadiyah.

Adapun materi MPLS meliputi materi budi pekerti, pengenalan lingkungan sekolah, visi misi dan budaya sekolah, nasionalisme, kerohanian, budaya literasi, kurikulum dan KBM, cara belajar efektif dan problem solving belajar serta materi kesiswaan.

Kepala Sekolah Sahudi, ST. mengatakan kegiatan MPLS kali ini merupakan komitmen bersama warga besar SMK Muhammadiyah kramat, dalam mempersiapkan generasi di lingkungan Muhammadiyah yang handal dan islami. SMK sebagai Human Resources tenaga kerja yang handal, tentunya SMK Muhammadiyah Kramat berkomitmen untuk menjadi bagian terbaik dan siap menghadapi tantangan di industri 4.0," kata Afif Mu’zi, SHI dalam penyampaian materi tentang Pengenalan lingkungan Sekolah  pada MPLS di SMK Muhammadiyah kramat, Senin, 15/7/2019.

Lebih lanjut kepala sekolah menambahkan bahwa MPLS tahun ini diikuti oleh 460 siswa baru SMK Muhammadiyah Kramat. Kegiatan MPLS berlangsung selama tiga hari dengan salah satu materi Bela Negara dan patriotisme dari TNI-Polri.

"Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya membentuk rasa tanggung jawab dan disiplin ketarunaan para siswa di lingkup SMK Muhammadiyah Kramat. Di samping itu memberikan kekuatan sikap, attitude, disiplin dan tanggung jawab para siswa," tegasnya. 

Ketua Panitia MPLS, Slamet Hidayatullah menambahkan, kegiatan MPLS ini juga bertujuan membentuk karaketer anak-anak dengan kedisiplinan taruna dan keislaman. Dengan harapan anak-anak itu santun dan berkarakter serta bisa mandiri dalam menjawab tantangan zaman industri 4.0,".

Secara spesifik dari MPLS diharapkan dapat membentuk siswa lebih mandiri dan memiliki jiwa amanah dalam mengemban tugas di masa yang akan datang dengan menguatkan 'character building' para siswa. Hal itu menjadi suatu penguatan yang utama karena kondisi saat ini membutuhkan kekuatan jiwa dari anak-anak agar mampu bertahan untuk menghadapi perkembangan zaman yang begitu cepat dan pesat. Sehingga ke depan anak-anak bisa menjadi pemimpin di rumahnya sendiri ataupun negaranya sendiri, bukan menjadi buruh dinegaranya sendiri".