Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
877537
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
702
548
12419
863088
17818
19209
877537

Your IP: 3.215.183.251
2021-04-22 20:32

PINTAR BERSAMA DAIHATSU

Beranda

PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA PT ASTRA DAIHATSU MOTOR DAN SMK MUHAMMADIYAH KRAMAT TENTANG PROGRAM ”PINTAR BERSAMA DAIHATSU"

Smkmuhamkateg – Jumat, 23 Oktober 2020, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, sebagai salah satu program studi andalan SMK Muhammadiyah Kramat terus berupaya memajukan program studinya. Salah satunya adalah bekerja sama dengan PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR dalam Program Pintar Bersama Daihatsu. Tujuan program Pintar Bersama Daihatsu ini adalah untuk mewujudkan sekolah menengah kejuruan yang link and match dengan Dunia Industri.

Kerja sama ini ditandatangani oleh Solehin, S.Pd, M.M selaku Pembina Program Pintar Bersama Daihatsu Wilayah Jawa Tengah, dalam hal ini bertindak dan atas nama Program Pintar Bersama Daihatsu Pusat CSR PT. Astra Daihatsu Motor dan Sahudi, S.T selaku kepala sekolah SMK Muhammadiyah Kramat.

Beranda

 

Selanjutnya, Solehin selaku Pembina Program Pintar Bersama Daihatsu Wilayah Jawa Tengah menyampaikan bahwa SMK harus terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri. Ini agar mereka tidak ketinggalan teknologi otomotif yang berkembang di pasar saat ini. Sinkronisasi kurikulum dengan industri akan memberi banyak manfaat. Diantaranya pelatihan untuk guru, kesempatan magang dan sertifikasi guru sebagai asesor.

Solehin juga ingin menegaskan bahwa kerjasama yang ingin Daihatsu bangun tidak main-main. Jika sekolah mau menerima kerjasama ini, pihak Daihatsu siap membiayai tiga program khusus. Diantaranya pelatihan guru di industri, pemagangan guru selama satu bulan di bengkel resmi dan sertifikasi guru sesuai standar industri.

Beranda

“Kita menyasar guru agar manfaatnya bisa jangka panjang. Karena kalau siswa yang dilatih, maksimal tiga tahun mereka sudah keluar meninggalkan sekolah,” kata Solehin. Solehin menegaskan, ukuran terakhir keberhasilan program ini adalah saat guru disertifikasi oleh industri. Sertifikasi ini dilakukan melalui sebuah ujian. “Yang diuji nanti bukan gurunya, tapi muridnya. Karena kita melatih mereka sebagai guru. Jadi ukuran keberhasilannya kalau siswanya paham dengan materi,” kata dia.

Kepala SMK Muhammadiyah Kramat, SAhudi, S.T menuturkan, kerjasama ini selanjutnya dapat memunculkan guru-guru yang dijadikan sebagai asesor. Ini sekaligus menjadi kesempatan sekolah untuk menjadikan bengkel-bengkel sebagai tempat uji kompetensi. “Sebab untuk menjadi tempat uji kompetensi itu harus sesuai standar industri. Kita tidak bisa mengajukan sendiri,” pungkas dia

Beranda

Acara Kegiatan kerja sama ini ditutup dengan acara peresmian bengkel Teknik Kendaraan Ringan Otomotif di Kampus 2 SMK Muhammadiyah Kramat.

Beranda Beranda Beranda Beranda